ASAL-USUL DAN SEJARAH JUDI

ASAL-USUL DAN SEJARAH JUDI
ASAL-USUL DAN SEJARAH JUDI

Tidak ada yang tahu pasti oleh siapa, kapan dan dimana praktek judi pertamakali ditemukan. Namun dalam beberapa versi disebutkan bahwa praktek judi paling awal terjadi di zaman batu era Paleolitikum atau pra-sejarah. Hal ini menunjukkan bahwa judi telah dipraktekan dari generasi ke generasi mulai dari zaman batu hingga era modern seperti sekarang ini.

Di era Paleolitikum ini praktek judi dimainkan oleh para penjudi primitif, yaitu para dukun dari jaman kuno yang biasanya membuat ramalan tentang masa depan dengan memanfaatkan media batu, tongkat atau tulang hewan yang dilemparkan keatas lalu jatuh ke tanah atau yang dilemparkan ke dalam sebuah wadah seperti mangkok. Para penjudi primitif ini sangat disegani di masanya dengan dianggap sebagai titisan Dewa karena dapat meramal masa depan.

Beranjak ke era selanjutnya, praktek judi mulai berkembang dengan berbagai macam jenis permainan. Salah satu peradaban yang banyak memperkenalkan jenis-jenis permainan judi adalah peradaban China. Banyak jenis permainan judi yang marak dimainkan pada masa sekarang ini yang berasal dan dikembangkan dari kebudayaan China. Keno, merupakan salah satu bentuk permainan judi dari China yang sangat digemari yang ternyata merupakan cikal bakal dari permainan judi jenis lotere.

Jenis permainan judi lain yang asal-usulnya juga berasal dari peradaban China adalah Pai Gouw. Pai Gouw ini adalah permainan yang metode dan aturan permainannya dikembangkan sedemikian rupa hingga akhirnya pada saat ini kita kenal dengan istilah poker dan menjadi jenis judi favorit hampir di seluruh penjuru dunia.

Sementara itu Alice Hewing dalam bukunya Something for Nothing: A History of Gambling menjelaskan bahwa orang-orang Mesir kuno sangat menggemari sauatu permainan taruhan seperti yang dimainkan oleh anak-anak kecil yang banyak kita jumpai dimasa sekarang ini dimana mereka bertaruh dengan menebak jumlah jari-jari berdasarkan angka ganjil atau genap.

Pada zaman Romawi kuno, permainan judi yang terkenal adalah judi dengan menggunakan media dadu. Para pesohor Romawi bahkan para Raja seperti Claudine dan Nero sampai membuat acara kerajaan yang didalamnya khusus digunakan untuk permainan judi dadu ini. Selain itu dalam kisah epic Mahabharata, dikisahkan dalam salah satu sub-bab kitab dimana tokoh licik bernama Patih Sengkuni menipu dan memperdaya Raja Yudhistira beserta keempat adiknya dan seorang istrinya melalui permainan judi dadu ini. Hal tersebut membuat sang raja harus kehilangan seluruh harta dan kekuasaannya karena habis digunakan sebagai alat taruhan.

Pada abad ke 14, di Eropa mulai marak permainan judi kartu yang dibawa oleh para pedagang dari China. Kartu pertama yang dibuat di Eropa adalah buatan Italia yang berisi 78 buah kartu bergambar hasil lukisan tangan para seniman. Mulai pada abad 15 lah, Perancis mengurangi jumlah kartu yang semula berjumlah 78 menjadi 56 dan mulai memproduksi kartu buatan Perancis untuk diedarkan ke seluruh Eropa. Dan pada abad ke-15 ini pula, Ratu Elizabeth I di Inggris mulai memperkenalkan judi lotere untuk meningkatkan pendapatan negara guna membangun sarana dan prasarana di negaranya.

Di Indonesia sendiri, praktek judi sudah ada sejak zaman dahulu. Meski dalam perkembangannya praktek judi sampai saat ini masih dianggap illegal, namun keberadaanya tak dapat dipungkiri. Sabung Ayam merupakan bentuk permainan judi tradisional yang masih banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia sampai saat ini. Selain itu masih banyak lagi praktek judi yang marak dimainkan di Indonesia seperti judi togel atau judi bola.