SKANDAL-SKANDAL JUDI TERBESAR DALAM SEJARAH

SKANDAL-SKANDAL JUDI TERBESAR DALAM SEJARAH
SKANDAL-SKANDAL JUDI TERBESAR DALAM SEJARAH

Di luar negeri, khususnya di negara-negara barat dan beberapa negara di kawasan Asia, judi telah menjadi bisnis serius yang prakteknya telah melibatkan banyak kalangan. Mulai dari masyarakat biasa sampai orang-orang terkenal dunia.

Perputaran uang yang besar serta keuntungan instan yang bisa didapat menjadi faktor utama mengapa bisnis judi ini kemudian menjelma menjadi suatu industri besar. Tengok saja negara-negara barat yang memiliki kasino-kasino megah, banyak sekali orang-orang terkenal serta pesohor-pesohor dunia yang kemudian menjadikan kasino-kasino tersebut ladang bisnis kedua mereka.

Namun, industry yang besar tentu juga dibarengi dengan resiko yang besar pula, apalagi kita berbicara masalah judi yang didalamnya melibatkan banyak orang dan peredaran uang yang tidak sedikit. Hal tersebut yang kemudian memicu munculnya skandal dalam bisnis yang oleh orang Indonesia masih dikategorikan bisnis haram ini. Berikut adalah beberapa skandal judi terbesar dalam sejarah yang menggemparkan dunia:

  • Skandal The Royal Baccarat

Skandal yang mengguncang kerajaan Inggris ini terjadi pada tahun 1890. Hal tersebut dikarenakan dalam skandal ini melibatkan beberapa anggota kerajaan, seperti; rekan dekat putra mahkota Inggris saat itu, Sir William Gordon-Cuming dan sang putra mahkota sendiri, Pangeran Edward. Dalam kasus tersebut Sir William Gordon-Cuming dituduh melakukan kecurangan dalam sebuah ajang judi di Inggris. Hal ini akhirnya menyeret sang putra mahkota, Pangeran Edward ke meja hijau meski hanya berstatus sebagai saksi. Hal ini merupakan yang pertamakalinya dalam sejarah kerajaan Inggris, anggota kerajaan terlibat dalam sebuah skandal judi yang memalukan.  

  • The Black Sox of Chicago

Skandal ini terjadi di Amerika Serikat pada tahun 1919. Dalam sebuah kompetisi Baseball tahunan yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Chicago White Sox, salah satu tim peserta, sangat difavoritkan untuk menjuarai kometisi musim ini. Namun diluar dugaan Chicago White Sox justru kalah secara beruntun di delapan laga terakhir. Hal ini membuat seteru terdekat mereka Cincinnati Reds akhirnya keluar sebagai juara.

Merasa ada keganjilan, pihak berwajib kemudian melakukan investigasi. Hasilnya, ditemukan bahwa delapan pemain Chicago White Sox terlibat dalam usaha pengaturan skor yang melibatkan gangster kenamaan Chicago pada saat itu, Arnold Rothstein. Hasil investigasi menyebutkan membanjirnya taruhan yang menjagokan Cincinnati Reds menjelang akhir kompetisi benar-benar merubah pasar taruhan pada saat itu.

  • Skandal The Ultimate Bet

Skandal ini melibatkan salah seorang pemain poker terhebat asal Amerika Serikat, Russ Hamilton. Pada 1994, Hamilton yang juga seorang konsultan judi pada situs online UltimateBet, dilaporkan oleh kliennya dengan tuduhan perampokan. Namun kasus ini seolah jalan ditempat karena tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat atas tuduhan tersebut. Baru pada 2008 terungkaplah fakta bahwa para karyawan di situs judi online tersebut, melakukan pembobolan akun para klien dan operasi pembobolan tersebut dipimpin sendiri oleh sang konsultan, Russ Hamilton.

  • Skandal Pengaturan Pertandingan Starcraft 2

Skandal ini terjadi di Korea Selatan pada 2015-2016. Delapan pemuda usia belasan tahun diciduk oleh aparat setempat karena diduga terlibat skandal pengaturan pertandingan sebuah ajang kompetis game online di Korea Selatan. Lee Seung Hyun, salah seorang diantara mereka didakwa telah mengantongi uang senilai 70 ribu won atau setara 60 ribu dollar amerika dari hasil pengaturan ini. Sementara rekannya, Bung Woo Yong dituduh menerima uang sebesar 23 ribu dolar amerika dari hasil pengaturan pertandingan ini. Kedelapan pemuda itu akhirnya dijebloskan ke dalam penjara.